Pengetahuan Gambar Bangunan
A.TEKNIK PENGUKURAN TANAH
Teknik pengukiuran tanah biasanya disebut juga dasar konstruksi bangunan .biasanya pelajaran ini dipelajarti oleh anak smk ataupun mahasiswa dibidang arsitektur.
- Pengertian
Ilmu ukur tanah adalah bagian dari ilmu geodesi yang mempelajari cara-cara pengukuran di permukaan bumi dan di bawah tanah untuk menentukan posisi relatif atau absolut titik-titik pada permukaan tanah, di atasnya atau di bawahnya, dalam memenuhi kebutuhan seperti pemetaan dan penentuan posisi relatif suatu daerah.
Ilmu ukur Tanah
Secara umum tugas surveyor adalah sebagai berikut.
Analisa penelitian dan pengambilan keputusan. Pemilihan metoda pengkuran, peralatan,pengikatan titik-titik sudut dsb.
- Pekerjaan lapangan atau pengumpulan data, yakni melaksanakan pengkuran danpencatatan data di lapangan.
- Menghitung atau pemrosesan data, yakni hitungan berdasarkan data yang dicatat untukmenentukan letak, luas dan volume.
- Pemetaan atau penyajian data. Menggambarkan hasil ukuran dan perhitungan untukmenghasilkan peta, gambar rencana tanah dan peta laut, menggambarkan dat dalambentuk numeris atau hasil komputer.
- Pemancangan. Pemancangan tugu dan patok ukur untuk menentukan batas-bataspedoman dalam pekerjaan konstruksi.
Pengukuran tanah datar
Pengkuran tanah sangat diperlukan dalam kehidupan modern, terutama oleh karena hasil-haslnya diakai untuk : (i)memetakan bumi (daratan dan perairan), (ii) menyiapakna petanavigasi perhubungan darat, laut dan udara; (iii) memetakan batas-batas pemilikan tanahbaik perorangan maupun perusahaan dan tanah negara , (iv) memrupakan bank data yangmeliputi informasi tata guna lahan dan sumber daya alam untuk pengelolaan lingkunganhidup, (v) menentukan fakta tentang ukuran, bentuk, gaya berat dan medan magnit bumiserta (vi) mempersiapkan peta bulan , planet dan benda angkasa lainnya.Dibidang teknik sipil para insinyur sangat memerlukan data yang akurat untukpembangunan jalan, jembatan, saluran irigasi, lapangan udara, perhubungan cepat, sistempenyediaan air bersih pengkaplingan tanah perkotaan, jalur pipa, penambngan, terowongan.
Semua itu diperlukan pengukuran tanah yang hasilnya beruapa peta untukperencanaan.Agar hasilnya dapat dipertanggungjawabkan maka pengkuran hasrus dilakukan secarabenar, tepat dan akurat. Hal ini perlu sekalai diketahui baik oleh surveyor maupun parainsinyur.



